Apa itu Latent Semantic Indexing (LSI) Keywords

Latent-semantic-indexing-keywords

Sebelum kita bahas tentang apa itu latent semantic indexing yang sering kita dengar tentang optimasi mesin pencari (SEO), baiknya kita fahami dulu makna dari sematic atau bahasa Indonesianya “semantik”.

Seperti dikutip dari wikipedia bahwa semantik dalam ilmu bahasa berarti ilmu tentang pembelajaran makna, atau jika diperlebar lagi yaitu ilmu tentang memahami makna kata atau phrase kata.

Semantic keywords lebih dikenal dengan kata sinonim, atau pergeseran kata yang sering dipakai tapi memiliki arti dan maksud yang sama.

Mesin pencari Google sudah lama menerapkan kata kunci semantic untuk menampilkan hasil pencarian yang relevan kepada pengguna yang sedang mencari informasi di mesin pencari mereka.

Contoh kata kunci semantic

Jika Anda amati saat mencari sesuatu di mesin pencari Google, terkadang tidak ada kata kunci persis yang ada di judul ataupun meta deskripsi, tapi tetap di BOLD kata kuncinya.

Seperti yang umum biasanya adalah keyword “rental” dan “sewa”, makna kata ini sudah lama difahami oleh Google, atau “uang” dan “duit” begitu seterusnya.

Latent semantic indexing (LSI) keywords

Sesuai dengan maknanya latent (tersembunyi) / hidden, indexing (pengindeksan), semantic (pemahaman makna kata). Intinya adalah bagaimana Google menemukan hubungan tersembunyi (laten) antara kata-kata (semantik) untuk meningkatkan pemahaman informasi (pengindeksan).

Latent semantic indexing (LSI) keywords adalah phrase kata kunci yang memiliki maksud dan tujuan yang sama dari phrase kata kunci yang berbeda (tidak harus exact).

LSI keyword adalah bagaimana Google memahami maksud dari phrase kata kunci yang sedang diketikkan oleh user sehingga mereka bisa menampilkan konten yang relevan bagi pencari informasi tersebut.

Jadi fokus dari LSI keywords ini bukan di sinonim nya tapi maksud / arti dari hubungan antar kata (phrase). Sehingga kata kunci penting dari phrase tersebut adalah di kata kunci terakhir, bukan diawal.

Contoh LSI keyword misalnya untuk kata kunci jasa SEO, LSI nya bisa saja “jasa optimasi website” atau “seo consultant” atau optimasi trafik organik. Karena ketika orang cari jasa seo berarti untuk optimasi website di mesin pencari secara organik bukan iklan.

Hubungan LSI keyword dengan Google Auto Suggestion

Setelah membahas LSI keyword diatas biasanya akan bersinggungan dengan google suggest. Menurut Google bahwa ini bukan suggestion (saran) tapi predictions(prediksi).

Prediksi tersebut biasanya berdasarkan kata kunci yang sering mengiringi kata kunci sebelumnya ketika diketikkan oleh penguna mesin pencari.

Meskipun sedikit mirip Google predictions dengan LSI keywords tapi tidak bisa benar-benar beda seperti LSI, dia hanya akan menampilkan berdasarkan kata kunci sebelumnya.

Apakah penting LSI keywords untuk SEO?

Secara garis besar iya, karena dengan menggunakan LSI tersebut berarti mempermudah Google memahami konten Anda. Sangat erat kaitannya dengan content intentions.

Jika mesin pencari memahami isi konten, tentu untuk indexing lebih mudah dan memperkuat peluang dalam peringkat di halaman hasil pencarian.

Latent semnatic keyword juga mempermudah Anda dalam menemukan ide membuat konten yang memang dibutuhkan oleh user.

Tool riset kata kunci LSI

Jika dicari di internet akan banyak ditemukan online tools gratis yang bisa dipakai untuk mencari kata kunci laten semantik tersebut, salah satunya adalah LSIgraph.